Wahai kau yang merasa memakai sendal sebelah, i want to say someting to you!
Ketika kau berucap I LOVE YOU dan saya tidak membalas dengan balasan kata yang seharusnya ku ucapkan, bukan berarti yang kau ucapkan tidak ingin ku balas.
Ketika kau menunjukkan keseriusanmu dengan mengenal dan akrab dengan keluargaku dan semua teman-teman dekatku, dan saya tidak demikian bukan berarti aku tidak serius denganmu.
Ketika kau ingin mengajakku ke acara keluarga, teman kantor dan temanmu yang lain kemudian saya memiliki banyak alasan untuk tidak ikut, bukan berarti saya tidak ingin mengenal dan memperkenalkan diri kepada mereka.
Ketika kuingin keluar rumah ataupun kesuatu tempat dan kau menawarkan diri untuk mengantarku kemudian aku lebih memilih bersama temanku bukan berarti aku tidak suka denganmu
Wahai kau disana yang merasa memakai sendal sebelah, apa yang aku rasakan biarkan aku dan allah yang tahu. Ada saat dimana kau mungkin akan bosan mendengar kata mesrah dariku, akan ada saat dimana aku akan menemui keluarga dan teman-temanmu, akan ada saat dimana aku menggandengkan tanganku untuk menemanimu kesemua acara undanganmu, akan ada saat dimana aku tak ingin keluar rumah tanpa kau disampingku!
Mari kita menunggu saat-saat itu, saat-saat dimana kamu dan aku menjadi KITA, saat-saat dimana semua yang kita lakukan menjadi sebuah amalan. Akan indah pada waktunya, BELIEVE IT



